
KARAWANG- SURYADINAMIKA.NET
PT Pertamina Gas (Pertagas) memperkuat dukungan terhadap ketahanan pangan nasional melalui penyaluran gas bumi ke PT Pupuk Kujang di Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pasokan sekitar 90 MMSCFD menjadi bagian penting guna memenuhi kebutuhan bahan baku produksi amonia dan pupuk urea.
Penyaluran gas tersebut dilakukan melalui Operation West Java Area (OWJA), yang mengoperasikan jaringan transmisi gas bumi untuk mendukung kebutuhan industri di Jawa Barat.
Jaringan OWJA memiliki 17 ruas pipa dengan panjang sekitar 547 kilometer.
Infrastruktur ini menghubungkan sejumlah sumber pasokan gas, di antaranya Pertamina EP, PHE ONWJ, Nusantara Regas, dan jaringan PGN SSWJ.
Bagi Pupuk Kujang, pasokan gas bumi memiliki peran strategis karena menjadi bahan baku utama dalam proses produksi amonia yang selanjutnya diolah menjadi pupuk urea.
Pupuk Kujang memiliki dua unit produksi urea dengan kapasitas masing-masing sekitar 1.725 ton per hari (TPH), sehingga total kapasitas kedua unit mencapai sekitar 3.450 TPH.
Kapasitas tersebut membutuhkan dukungan pasokan bahan baku yang berkelanjutan agar proses produksi dapat berjalan optimal.
Dukungan Pertagas terhadap industri pupuk tidak hanya mencakup Karawang. Perusahaan juga menyalurkan gas bumi untuk mendukung industri strategis di Sumatera Selatan, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.
Sepanjang 2025, Pertagas mencatat total penyaluran gas bumi secara nasional sebesar 582.724 MMSCF.
Capaian tersebut menunjukkan besarnya peran infrastruktur transmisi gas bumi dalam memenuhi kebutuhan energi dan bahan baku berbagai sektor industri.
Pertagas juga mendukung pengembangan konektivitas jaringan gas bumi di Pulau Jawa melalui pembangunan Pipa Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II.
Infrastruktur ini diarahkan untuk memperkuat integrasi jaringan transmisi dan memperluas akses pasokan gas bagi kawasan industri, sesuai ketersediaan pasokan dan kesiapan jaringan.
Keberlangsungan pasokan gas bumi menjadi faktor penting bagi industri pupuk untuk menjaga proses produksi. Pada saat yang sama, ketersediaan pupuk berperan dalam mendukung kegiatan pertanian dan produktivitas petani.
Melalui jaringan transmisi dan layanan penyaluran gas bumi, Pertagas mengambil bagian dalam rantai pasok industri pupuk nasional.
Dukungan tersebut menghubungkan sektor energi dengan industri strategis yang berperan dalam menunjang ketahanan pangan Indonesia.(Pri)










Komentar