KARAWANG, SURYADINAMIKA.NET – Para petani di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, menyampaikan kekhawatiran mendalam atas tumpukan eceng gondok yang memadati saluran irigasi Telagasari- Tempuran. Sudah berbulan-bulan dibiarkan, penumpukan ini sangat menghambat aliran air ke lahan persawahan. Selain itu, pendangkalan irigasi sudah bisa dipastikan bisa terjadi.
Saat diminta pendapatnya soal menggunungnya eceng gondok menutupi saluran air irigasi di beberapa kecamatan, Ketua Kerukunan Tani Nasional (KTNA) Karawang, H. Dadan Sugardan, menegaskan pemerintah tidak boleh diam saja.
“Kami berharap pemerintah segera bertindak, berkoordinasi dengan instansi terkait yang bertanggung jawab atas pelayanan air bagi masyarakat petani di Karawang, Hal ini penting, karena menangani eceng gondok yang terus menerus didatangkan dari hulu, tidak mungkin cuma ditangani petani.” ucapnya.(25/9).
Sementara itu, Acim Mulyana, Ketua Gapoktan Desa Lemahduhur sekaligus tokoh tani setempat, menyoroti cara penanganan yang kerap dilakukan — hanya mendorong eceng gondok ke hilir. Ia menegaskan hal itu tidak menyelesaikan masalah.
“Jangan didorong terus ke hilir, tapi diangkat. Kalau hanya didorong, itu cuma memindahkan persoalan. Yang paling menderita justru petani yang lahannya berada di bagian hilir,” tegas Acim.(26/9)
Kedua perwakilan petani ini sepakat: pembersihan harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas. Pasokan air yang lancar sangat krusial agar kegiatan pertanian tidak terganggu dan hasil panen tetap terjaga. Masyarakat berharap perhatian pemerintah segera turun sebelum kondisi semakin parah.


















Komentar