Menhan RI Dorong PWI Perkuat Peran Pers Nasionalis dan Bela Negara

Beri arahan dalam Retreat Bela Negara Menhan Sjafrie Sjamsuddin dorong PWI Lakukan Penguatan Pers Nasionalis dan Bela Negara

Jakarta – SURYADINAMIKA.NET- Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin dalam Retreat Bela Negara di Pusat Kompetensi Bela Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menekankan, agar jurnalis tergabung pada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus menguatkan peran Pers nasionalis berwawasan kebangsaan.

Ditegaskan Menhan, PWI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki keterikatan erat dalam perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.

Sedari awal insan Pers adalah bagian dari perjuangan dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Baca Juga  Kejari Karawang Sita 68 Bidang Tanah dan Uang Rp1,1 Miliar dalam Kasus KPR BTN

Insan Pers Indonesia itu Pers Perjuangan. Kita ada dalam satu kapal yang sama, sehingga butuh persatuan, kolaborasi yang saling menguatkan,” tandas Menhan Sjafrie kepada peserta retreat bela negara dari PWI, pada Sabtu siang 31 Januari 2026.

Menhan Sjafrie menyebut, saat ini banyak pihak yang bekerja dengan niat baik, namun acap kali dipandang negatif. Karenanya untuk penyampaian informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat peran Pers sangatlah dibutuhkan, katanya.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
menegaskan, masih kerap terjadi tindakan tidak proporsional diperbuat segelintir oknum aparat birokrasi dan pihak – pihak yang diberi tanggung jawab mengelola sektor ekonomi.

Baca Juga  Tembus 4 Besar Nasional, JDIH Karawang Raih Predikat Istimewa

Untuk itu Menhan Sjafrie menegaskan,Negara harus tegas menghadapi praktik-praktik illegal.
“Kita tengah berada dalam situasi perang psikologis. Pihak – pihak yang berbuat ilegal harus diidentifikasi, diinvestigasi dan diproses sesuai hukum berlaku,” tandasnya seraya ia mengingatkan, Pemerintah akan mengedepankan pembinaan, penertiban dan sanksi administratif.
Namun jika tak diindahkan, maka langkah tegas penegakan hukum tegas akan dilakukan, ungkap Menhan.

Sementara mengacu kepada samanat konstitusi, Pemerintah Republik Indonesia terus menyiapkan generasi muda militan, intelektual, dan kredibel untuk diberi tanggung jawab menjaga kedaulatan ekonomi nasional.

Baca Juga  Reses di Lemahduhur, Pipik Taofik Ismail Soroti Penurunan Anggaran Pembangunan

Kaitannya dengan isu internasional, Menhan Sjafrie Sjamsuddin menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia, termasuk upaya penyelesaian konflik Palestina.

“sebagai bagian dari komunitas internasional, Indonesia hadir untuk mendorong perdamaian dan akan berperan aktif bersama negara negara lain sesuai ketentuan berlaku,” pungkas Menhan Sjafrie. ( Pri)

Komentar

Jangan Lewatkan