Layanan RSUD Karawang Terhenti Total Pascakebakaran Panel Listrik Utama

Berita, Peristiwa263 views
dr Andri Sariful Alam Direktur RSUD Karawang memberikan keterangan Pers kepada awak media , Kamis pagi 5 Februari 2026

Karawang,SURYADINAMIKA.NET- Layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang terhenti total setelah panel listrik utama yang menyuplai daya dari PLN terbakar pada Kamis pagi, 5 Februari 2026.

Insiden tersebut menyebabkan aliran listrik padam total dan mengganggu seluruh aktivitas pelayanan rumah sakit.

Sedikitnya 200 pasien mengeluhkan dampak pemadaman listrik yang membuat sejumlah layanan medis tidak dapat beroperasi.

Kebakaran pada panel utama tersebut berdampak langsung pada sistem kelistrikan instalasi RSUD Karawang, sehingga rumah sakit terpaksa menghentikan sementara sebagian besar pelayanan.

Direktur RSUD Karawang, dr. Andri Sariful Alam, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.20 WIB.

Api berhasil dipadamkan kurang lebih 15 menit kemudian dan tidak merembet ke area lain di lingkungan rumah sakit.

“Alhamdulillah kobaran api bisa segera dikendalikan dan tidak meluas. Namun dampaknya menyebabkan aliran listrik di rumah sakit padam total,” ujar dr. Andri kepada awak media.

Untuk menjaga keselamatan pasien, khususnya di ruang-ruang layanan darurat seperti ICU, PICU, dan ruang perawatan anak, manajemen rumah sakit langsung melakukan langkah mitigasi dengan mengoperasikan genset mobile.

Akibat kondisi tersebut, pihak RSUD Karawang membatasi sementara layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pasien dengan kondisi kritis tetap mendapatkan penanganan intensif di ruang khusus, sementara pasien nonkritis diarahkan untuk berobat ke rumah sakit lain di wilayah Karawang.

“Pasien yang membutuhkan penanganan khusus tetap kami layani, namun untuk pasien nonkritis kami sarankan sementara ke fasilitas kesehatan lain,” kata dr. Andri.

Selain IGD, layanan laboratorium dan radiologi juga dihentikan sementara. Meski demikian, sejumlah peralatan medis vital serta penyimpanan darah telah diamankan sesuai prosedur.
Ia memastikan layanan di ruang ICU tetap aman berkat dukungan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang mampu bertahan hingga empat jam sebelum genset beroperasi penuh.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pasien, keluarga pasien, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tambahnya.

Menurut dr. Andri, pasokan listrik dari PLN ditargetkan kembali normal sekitar pukul 15.00 WIB hari Kamis ini setelah proses penyambungan kabel selesai dilakukan.

Ia juga mengungkapkan panel listrik yang terbakar merupakan instalasi lama yang digunakan sejak RSUD Karawang berdiri pada 2002–2003.

“Panel ini memang sudah masuk rencana penggantian tahun ini. Dengan kejadian ini, penggantian harus dipercepat demi keamanan dan kelancaran layanan,” ujarnya.

RSUD Karawang menyampaikan apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta PLN Karawang yang bergerak cepat dalam penanganan kebakaran dan upaya pemulihan pasokan listrik. ( Pri )

Komentar